25 Sep 2013

KOPMA STIS

Hi blog! Long time no see you :”)
pertama, mau ngucapin welcome untuk angkatan 55 yang baru aja bergabung sebagai keluarga besar di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ini. Welcome and congratulation adek-adek, calon statistisi masa depan. Jangan terlena, inget tujuan utama datang ke Jakarta, keep fighting! Semoga gak akan ada lagi yang namanya DO. Well anyway, 54, we are not maba miba anymore. Time runs so fast :’)
Kayaknya baru kemarin aja ngelewatin yang namanya magradika, outbond, inagurasi, Jelajah Alam, dll nya bareng 54 semua, yang semua-semuanya tentu saja berkesan. I hope we willl have another great moment together in the future dear 54 :)

Walaupun inget-inget tujuan utama ke Jakarta itu untuk kuliah, tapi gak ada salahnya kan untuk ikut suatu organisasi atau kepanitian? ;)
Di kampus STIS tercinta ini, walaupun kampus nya gak segede kampus-kampus PTN diluar sana, tapi tetep ada banyak kok organisasi-organisasi dan acara-acara yang butuh kepanitian buat nyalurin keinginan mahasiswa-mahasisiwi nya dalam berorganisasi. Banyak banget UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di STIS. Salah satu nya yaitu KOPMA STIS. Dan yang ini bakal kita bahas secara mendalam kali ini :)
KOPMA yang merupakan singkatan dari Koperasi Mahasiwa merupakan satu-satunya koperasi mahasiswa yang ada di STIS. Kegiatan di KOPMA ini banyaaak, dari mulai yang standar jualan snack serta minuman, menyediakan berbagai kebutuhan mahasiswa-mahasiswi STIS (badge, name tag, PDA, sepatu, ikat pinggang, dll), sampe nyiapin kebutuhan calon mahasiswa dan mahisiwi STIS (pengadaan buku USM). Selain jualan KOPMA juga rutin mengadakan seminar setiap tahunnya, dengan tema yang berbeda-beda dan pastinya seminar nya keren :D. Kegiatan KOPMA lainnya ada bakti sosial, terakhir  KOPMA mampir ke panti tuna netra. Selain acara-acara eksternal, KOPMA juga sering mengadakan acara-acara internal, yang gunanya untuk mendekatkan para anggota KOPMA dengan sesama anggota atau bahkan alumni-alumni anggota KOPMA lainnya.

Oh iya FYI, KOPMA itu ada markas nya sendiri looh. Markas KOPMA ini terletak di basement STIS. Nah di markas inilah nadinya KOPMA. Markas ini biasa kita sebut “toko”. Di toko inilah biasanya kita rapat, jaga toko, sekedar nongkrong kalo ada sesi yang dibatalin, numpang tidur, numpang bikin tugas, numpang makan, dan numpang-numpang lainnya :D. Banyak banget looh anggota KOPMA yang jadiin TOKO ini sebagai their second kost hahaha.
Well, di KOPMA ini terdiri dari berbagai macam divisi. Oh iya, FYI lagi KOPMA ini masih di bawah SEMA dan merupakan salah satu danus SEMA. Hmmm oke, yang memimpin KOPMA itu disebut direktur, tangan kanan dan kirinya direktur itu ada sekretaris dan bendahara, nah tiga orang ini disebut BPH. Selanjutnya di KOPMA ada 4 divisi, yang setiap divisi nya dipimpin oleh seorang manager. Ada divisi pemasaran, produksi, toko, dan litbang. Setiap divisi ini mempunyai prokernya masing-masing. Divisi pemasaran proker utama nya untuk memasarkan barang-barang KOPMA. Divisi produksi untuk memproduksi barang-barang yang harus di desain dan di produksi sendiri misalnya gantungan kunci, sticker, buku USM, dll. Divisi toko tugas utamanya adalah “ngurusin” toko, dari mulai barang-barang yang harus dijual di toko (snack atau minuman) sampe kebesihan dan keindahan toko. Divisi litbang, tugas utamanya ngadain acara-acara, baik acara eksternal maupun internal, contoh nya temu alumni, dan dalam waktu dekat ini seminar.
Walaupun di KOPMA ini kita terbagi-bagi menjadi beberapa divisi, tapi setiap proker yang ada kita jalani bersama-sama, saling tolong menolong untuk menyelesaikan proker-proker yang ada apalagi proker-proker besar seperti buku USM dan seminar.

Hmmmm, kayaknya segitu aja yang mau aku ceritain tentang KOPMA nya kali ini, khusus buat angkatan 55, jangan lupa nanti ikut Open House dan Open Recruitment. Kami tunggu di KOPMA yaaaaa :D

2 Feb 2013

flood, yes flood !

oke, kali ini aku mau cerita sedikit tentang banjir yang baru-baru ini melanda ibukota negara kita tercinta, ya Jakarta kota metropolitan yang begitu megah dengan semua kesenangan yang ditawarkan didalamnya. kota dimana aku dan teman-teman seperantauan ku bernaung demi menuntut ilmu dan mengejar cita-cita kami semua, kota yang tidak pernah tidur dan kota yang kemarin berubah seperti lautan. tapi lautan ini tidak seperti lautan yang ada dipikiran kita selama ini, laut dengan air yang berwarna biru membentang luas, dengan karang-karang dan ikan-ikan berwarna-warni yang hilir-mudik berenang kesana-kemari. It's tottally different! jakarta yang seperti lautan kemarin tidak digenangi air yang berwarna biru yang jernih melainkan air yang kotor, bau, dan berwarna coklat, tidak ada karang-karang yang indah sama sekali yang ada adalah sampah-sampah yang telah bercampur baur dengan air, tidak ada ikan-ikan yang berwarna-warni yang ada hanyalah bangkai hewan yang mengapung mengikuti arus air.


mengerikan? mengenaskan? menyedihkan?  iya, memang sangat mengerikan, mengenaskan serta menyedihkan. Sangat mengerikan melihat air yang begitu kotor, coklat dan bau ada di hadapan mu. Sangat mengenaskan dan menyedihkan melihat semua warga yang mengungsi karena tempat tinggal nya terendam oleh air. Sangat menyedihkan melihat para warga yang biasa nya tersenyum ramah tidak bisa memberikan senyuman ramah yang biasa mereka berikan, yang ada hanyalah guratan kecemasan, kekhawatiran dan kesidihan di muka-muka mereka. Sangat menyedihkan melihat anak-anak dan ibu-ibu mengantri mengambil makanan yang disediakan di posko-posko bantuan yang disediakan oleh berbagai pihak. Sangat menyedihkan mendengerkan keluhan-keluhan mereka semua.  Sangat menyedihkan dan mengerikan melihat jalan-jalan yang selama ini kita lalui berubah menjadi alayaknya selokan raksasa dan tidak bisa dilalui lagi. Sangat menyedihkan melihat berita-berita di semua media mengenai Jakarta tetapi bukan berita mengenai prestasi atau pencapaian yang dicapai oleh ibukota negara ini melainkan karena musibah yang melanda nya. Dan percaya atau tidak, rasanya sangat berbeda ketika aku dulu masih berada di Palembang dan melihat berita di koran atau di TV mengenai banjir di Jakarta dibandingkan ketika akau berdiri langsung, melihat dengan mata kepalaku sendiri genangan-genangan air yang berada tepat di depan ku. I even can't describe how is my feeling at that time..



Awalnya, ketika hujan turun aku sangatlah bersyukur, karena setidaknya aku bisa merasakan hawa yang sedikit sejuk dari biasanya, aku bisa merasakan aroma hujan yang menenangkan yang sudah jarang sekali aku bisa rasakan semenjak aku tinggal di Jakarta. Aku setidaknya bisa tidur tanpa harus berkeringat walaupun tanpa kipas angin. Tetapi semua perasaan damai itu berubah, ketika melihat kenyataan bahwa Jakarta terendam, dan sebagian orang-orang harus menderita dikarenakan hujan yang awalnya merupakan anugerah bahkan sebagian orang-orang tersebut adalah teman-teman ku sendiri. Ya, sebagian teman-teman ku yang sama seperti aku yang baru pertama kali harus pergi jauh dari orang tua juga turut merasakan menjadi korban banjir. Tengah malam mereka mengungsi, karena waktu itu banjir nya datang terlalu mendadak, tengah malam mereka membawa barang-barang seadanya, tengah malam di saat listrik padam dan disaat mungkin sebagian orang telah tertidur lelap, mereka kebingungan harus mengungsi kemana. Sungguh sangat menyedihkan ketika kuliah bahkan sebagian mereka harus ganti baju dan mandi di kampus.


tetapi, di balik semua musibah tentunya ada hikmah bukan? menurut ku pribadi musibah banjir ini seharusnya menjadi bahan untuk instropeksi diri sendiri, jangan menyalahkan siapa-siapa, tapi tanyakan dulu pada diri sendiri, apakah saya juga mempunyai andil sehingga banjir ini bisa terjadi? apakah sampah-sampah yang membuat saluran air di kali-kali menjadi terhambat salah satu nya terdapat sampah saya yang saya bang sembarangan tanpa memikirkan akibatnya? jika ya, maka marilah berubah, mari buat Jakarta menjadi bersih dan indah, mari mulai dari diri sendiri terlebih dahulu, mari mulai membiasakan untuk memebuang sampah pada tempatnya. Mari berubah untuk Jakarta yang lebih baik kedepannya. :)

   

13 Des 2012

UTS OOOH UTS *part2

hai, hai, nyampe mana kita kemarin? hehe

yaudah sih ngelanjutin cerita kemarin aja yaa, kan udah nyampe hari kedua tuh UTS nya. Dari hari kedua ke hari ketiga itu kita dikasih libur satu hari buat mempersiapkan diri, karena akan ada dua pelajaran yang diujikan, yaitu METODE STATISTIK I TEORI DAN PRAKTIKUM :D haha

Karena ada tenggat waktu 1 hari, anak-anak kemass yang cewek pun sepakat buat KSM lagi di kosan aku dan ATP, lagi-lagi malem itu kita harus rela dengerin iffah nangis-nangis, iffah..iffah.. haha. Besok nya mereka pun pulang ke kos masing-masing dan aku lanjut lagi belajar statistik sampe rasanya mau muntah hahaha
hari eksekusi yang udah dipersiapkan dengan matang pun tiba, ruang-ruang kelas udah diatur sedemikian rupa, kursi-kursi sudah dibariskan dengan rapi dan ditempeli nomor-nomor yang telah diacak sedemikian rupa setiap hari nya, ulangi SETIAP HARI nya. Jadi, setiap hari kursi dan ruangan kita tu bakal beda, teman kiri, kanan, depan dan belakang kita otomatis juga akan beda, MENGEJUTKAN, berbeda sekali sama waktu sma dulu :". Well, back to the topic, pengawas datang dan seperti biasa langsung membagikan lembar soal + jawaban ke kita semua yang udah dengan cemasnya menunggu, sesaat setelah dibagikan soal, aku langsung doa dan perlahan-lahan buka soal itu, soalnya, heeeeeeeemmm lumayan susah nya :" tapi aku ngerjain semampu yang aku bisa, dan yang jelas alhamdulillah untuk pertama kalinya UTS aku kejawab semua nggak ada yang kosong. Waktu pun selesai, lembar jawaban di kumpul, kita semua istirahat sholat dzuhur dan makan siang.

setelah waktu istirahat selesai, kita semua kembali ke kampus dan melihat nomor acak yang baru, lalu langsung menuju ke kelas masing-masing. Shortly, dosen pengawas pun datang dan membagikan soal + lembar jawaban ke kita semua, soal nya untuk kesekian kali nya super duper banyak, aku udah berasa kayak dikejer setan waktu ngerjain ujian, tapi tetep aja aku nggak bisa menyelesaikan ujian sampe akhir, aku  cuma bisa jawab 4 setengah soal dari 5 soal, padahal temen-temen ku banyak yang selesai, malahan ada yang lebih waktu. Disitu aku berpikir, segitu bego kah aku ini ya Allah??? tapi yaudah si, udah lewat dan ga bisa diapa-apain lagi, sekarang cuma bisa do'a, semoga semua soal yang udah akau jawab bener semua. Aamiin.

ujian selanjut nya ada pengantar matematika, pengantar demografi, bahasa inggris dan pti.

walaupun kesemua-semuanya abstrak, tapi aku mau cerita yang paling abstrak yaitu PTI (Pengantar Teknologi Informasi), emang sih ini bukan matkul inti, tapi aku paling galau sama pelajaran ini, karena aku ngerasa ga maksimal belajar, mungkin karena ini pelajaran terakhir dan aku udah kecapekan pake banget jadi yaa gituu, persiapan nya nggak maksimal, dan aku juga punya feel hasil nya nggak bakal maksimal :"
andaaaaaaaaaaaaaai, waktu bisa diputar, aku bakal belajar mati-matian deh, tapi? nyesel itu selalu aja datang nya belakangan, dan mau digimanain juga waktu ga bakal bisa di balikin lagi, iyakan? karena pti aku jadi sadar, how precious time is. Nyesel banget udah buang-buang waktu, nyesel banget belajar nya nggak maksimal, nyesel, nyesel :(

well, sekian cerita tentang UTS pertama aku di bangku perkuliahan ini, semoga ada hikmah yang dapat diambil dari cerita-cerita aku yaa. Oh iya, mohon do'a nya juga, supaya nilai UTS aku hasilnya ga terlalu mengecewakan, aamiin.

at least, keep fighting! keep spirit! walaupun UTS abstrak masih ada kuis dan UAS menunggu di depan mata!!! :D

6 Des 2012

UTS OOOH UTS *part1

Helooo my lovely blog, long time no see, miss you, miss you miss youu sooooo :* hehe

lama banget nggak ngeblog, ini semua gara-gara, gara-gara, gara-garaaaaa UTS. Yaak, benar sekali saudara-saudara UTS atau Ujian Tengah Semester.

Ujian Tengah Semester yang dimulai sejak tanggal 26 September dan secara resmi berakhir hari ini, subhanallah, rasa nya campur aduk banget...

oke, dimulai dari hari pertama, ujian Aljabar Linier, salah satu mata kuliah inti yang berarti nggak boleh dapet C yang berarti bikin kita semua ngerasa lebih tertekan gara-gara ini. Persiapan dilakukan seminngu sebelum UTS pun rela dilakukan, semua nya cuma untuk buat alin semata wayang, sampai-sampai anak-anak kemass yang cewek nginep di kosan, belajar + begadang bareng terus dengerin iffah nangis-nangis di tengah malem pun semua kita jalanin dengan tenggang rasa, tepaselira, dan lapang dada (?) maksudnya semuanyaa kita jalanin dengan ikhlas, semuanya itu demi apa coba? demi alin doang, cuma alin doang.
hari yang tidak ditunggu-tunggu itu pun tiba, UTS hari pertama dengan matkul alin. Sesaat setelah soal di bagikan, cetaaarrrr!!!! Ini soal nya apaaa? semuanya udah pada kawin, punya anak, anak nya juga udah pada kawin lagi jadi punya cucu, sesuatu sekali. Panik? banget, takut nya wkatu nya nggak cukup, mana 30 menit pertama aku masih stuck aja gitu di soal nomor satu, tambah panik? banget. Akhirnya, tinggalin soal nomor satu yang bikin galau minta ampun itu, ngerjain soal-soal selanjutnya, sampai pada akhirnyaaaa, nemu soal yang aku nggak bisa jawab sama sekali, itu apa? itu soal apaa? bolak-balik kertas, bolak-balik lembar jawaban, tetep aja nggak bisa jawab soal itu, akhirnya balik lagi ke soal nomor 1 dan dengan susah payah ngerjain nya sampe kelar, setelah semua soal yang lain juga kelar, balik lagi lah ke soal yang super duper abstrak itu tadi. Tapi super sekali, udah direnungin sdemikian rupa tetep aja nggak dapet hidayah itu gimana cara jawab model soal kayak gitu, akhirnya di sisa-sisa waktu UTS pun aku habiskan untuk memandangi soal itu dan sampailaaah ketika pengawas bilang waktu ujian udah habis, ngumpul lembar jawaban dengan berat hati, dan resmi lah sudah ada satu soal yang nggak kejawab sama sekali :"
pulang lah hari itu dengan galau ke kosan.

setelah galau nggak karuan, akhirnya aku mutusin buat move on ke Pengantar Ekonomi, yaitu matkul yang mau diujikan besok nya. Fase move on pun dimulai secara resmi dengan membuka tumpukan slide ekonomi yang udah di print. Semuaaaaaa slide nya itu udah dibaca satu persatu, sampai akhirnya pada bab 7, bab terkahir yang paling bikin males, galau mau di baca apa nggak, secara udah male, udah capek pikiran capek hati capek semua. Sampai pada akhirnya supaya nggak galau, bertanyalah aku ke nyonya Arninda Tania Paramitha, itu bab perlu dipelajarin apa nggak? terus dia jawab "nggak perlu mei, kata dosen aku cuma awalnya doang kok yang bakal masuk dari bab itu, jadi pelajarin awalnya aja", oke percaya, akhirnya dengan yakinnya aku cuma belajar itu bab awalnya doang. Sampai, hari esok pun tiba, uts dimulai, soal pun dibagikan, and you know what? ternyata ada satu soal yang merupakan pendalaman dari bab 7, yang berarti merupakan bab yang nggak aku pelajarin, oh my god!!!!!! dan resmilah lagi, UTS hari kedua, 1 soal nggak terjawab lagi. Pulang ke kos pun GALAU lagi, hoaaalaaaaahhhh. Dan galau ekonomi ini pun to be continue sampai hari ini, karena pak rocky dosen yang super sekali itu udah selesai ngoreksi jawaban kita dan ngasih tau bahwa beberapa anak ada yang nilai nya di bawah 60, ya Allah tambah galaaaau lah akuuuu :"


bersambung.... haha

22 Nov 2012

Pakaian Dinas Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

show off my new PDA (Pakaian Dinas Akademik) hehe :p

smileeee :)


once more :D


editing, done! :p

well, there it is, me with my new PDA. I'll wear that PDA for 4 years more. Isn't it really suit for me? hehe :p

19 Nov 2012

my best friend ever ever and EVER



nama temen baik ku ini adalah Ilsya Pertiwi, biasanya sih dia dipanggil Tiwi. Dia adalah adikku satu-satunya atau adik "tunggal ku" :D haha



Jadi ceritanya, sejak aku umur 2 tahun adikku ini udah ada aja gitu di dunia. Umur nya yang hanya beda tepat 2 tahun dari aku bikin kita tuh sangat deket, apalagi kita sama-sama cewek. Aku inget banget, waktu kecil dia sering banget aku tinggal karena aku nggak mau diganggu kalo lagi main sama temenku, dan nanti ibuku bakal marah sama aku karena dia ngaduin tingkah laku akau yang kurang baik itu ke ibu, tapi ntar aku pasti juga bakal marah ke dia, tobat sebentar terus bakal ngulangin lagi kesalahan yang sama dan begitu seterusnya. Terus waktu akau ngaji, dia juga mau ikutan ngaji ceritanya, padahal dia tuh masih umur 3 tahun dan berarti aku baru berumur 5 tahun, yaaah anak 3 tahun bisa ngapain sih? kerjaan nya di tempat ngaji malah tidur, dan aku yang juga masih kecil harus jagain dia. Belum lagi waktu dia TK yang berarti aku masih kelas 2 sd. Dia nggak pernah mau berangkat ke sekolah sendiri, dan aku lah satu-satunya korban yang harus nganter jemput dia ke TK, emang sih waktu kelas 2 sd itu aku sekolah nya masuk siang, tapi waktu itu kan ada teletubbies, dan aku suka sekali teletubbies, tapi gara-gara adikku ini aku jadi nggak bisa nonton. Bayangkan betapa kesalnya aku waktu itu??? seorang anak yang baru kelas 2 sd harus mengantar jemput adik nya, padahal dia sendiri juga masih kecil dan yang terpenting adalah dia mau nonton teletubbies.



sejak aku umur 2 tahun itu kita nggak pernah kepisah. inget banget waktu aku diajak pulang kampung sama ayah dan kakak dan dia tinggal di Palembang sama ibu, waktu itu kita juga masih kecil, kata ibu seluruh anak cewek yang umurnya sama kayak aku dan lewat depan rumah dipanggil ayuk (panggilan untuk kakak cewek di Palembang) sama dia, karena dia kangen sama aku. Eh, pas aku pulang, kangen nya sebentar doang, abis itu kita berantem lagi deeeh haha.

oh iya dia itu juga follower sejati ku loh. Pertama kali dia jadi follower ku itu waktu aku mau punya kamar sendiri. Waktu itu kalo nggak salah aku kelas 2 atau 3 sd, nggak tau kenapa aku kepengen banget punya kamar sendiri. Aku beresin lah kamar kosong yang ada di rumah, aku rapihin, aku hias pake boneka-boneka, terus di bantu ibu juga ngerapihin kamar nya. Eh, pas malem aku mau tidur di kamar itu, dia juga malah ikutan tidur, dia memang follower sejati kuu -_- haha. Sejak itu, kita sekamar berdua deh sampe aku akhirnya harus merantau sekarang dan akhirnya kamar kita dengan berat hati harus terpisah, padahal adikku itu penakut lohh, dia nggak berani tidur sendirian, pasti disana dia minta temenin sama ibu di kamar. Pernah malem-malem hp aku bunyi, bunyi karena ada sms, bunyi nya juga biasa, dan waktu itu aku baru aja mau tidur, baru mau lelap ceritanya, eh dia malah ketakutan dengerin bunyi itu dan bangunin aku, otomatis aku kaget dan langsung marah waktu itu, asatagaaaa, ada yaa orang yang penakut gitu? -,-

tapiii, aku kangen adikku, aku kangen liat dia matiin alarm nya pas jam 3 atau 4 shubuh yang ceritanya dia mau belajar tapi ternyata cuma dimatiin doang dan akhirnya dia tidur lagi, aku kangen cekikikan sebelum tidur sama dia, kangen marahin dia juga hahahhah. Jadi ceritanya adikku ini suka nanya pr sama aku, tapi dia itu suka nyanya di saat timing nya yang nggak pas, misal aku kan berangkat sekolah jam 6.30 pagi dan biasanya pulang jam 6.30 malem, rasanya kan capek banget tuh, eh pulang-pulang malah ditanyain pr, siapa yang nggak kesel coba? apalagi kalo udah di jelasin tetep aja nggak ngerti, meluap-luap lah emosi ini. Belum lagi ternyata pr nya itu udah pernah aku ajarin sebelumnya ckckckck. Di saat kayak gitu, biasanya dia bakal ngambek dan nangis dan akhirnya aku sendiri yang ngerasa bersalah dan nggak tega dan akhirnya aku yang kalah dan dengan sabar ngajarin adik tunggal ku satu ini.

adik ku itu bukan sekedar adik bagi aku, dia juga temen terbaik aku, kita sering cerita-cerita, dari mulai masalah yang sangat penting sampe ke masalah yang nggak penting sama sekali. Oiya, adik ku itu orang nya cantik, pinter, keras kepala, dan yang paling penting dia LEBIH TINGGI dari aku :( haha. Dan sifat yang ada hampir di semua anak bungsu lain nya adalah, adik ku itu juga manja, manja sekali. Dia manja sama aku, ibu , kakak juga ayah. Pokok nya dia itu bahagia sekali kalo udah dimanjain sama orang-orang, dasar anak bungsu.


jadi nggak sabar nunggu tanggal 22 desember nanti, aku bakal bisa ketemu adik ku lagi deh, tidur bareng lagi, cerita-cerita, dan peluk adik kayak di foto ituu :" wooooahhh I can't wait for that day!!!! tunggu ayuk mu ini di Palembang yaa adik ku sayaaaanggg :D

COMING SOON: UTS

oke, mau cerita-cerita dikit tentang dunia perkuliahan nih. Well, as I said before and before, aku kuliah di salah satu sekolah kedinasan di Indonesia yang kampus nya sendiri berdiri kokoh di bawah naungan langit kota metropolitan yaitu Jakarta, sekolah ku bernama STIS yang merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Nggak terkenal kan yaa? nggak keren juga?? tapi aku bahagia ada disini. Nah looh? kok akau bisa bahagia siiih? Barangkali banyak yang nyebut di dunia ini mana ada sih yang gratis, semuanya itu bayar, tapi kampus kita bedaa looh, kita nggak bayar sama sekali, malah kita di bayar, setiap bulan kita di kasih uang TID (Tunjangan Ikatan Dinas), setelah tamat pun kita langsung diangkat jadi PNS. Kurang enak apaaa cobaaaa? *promosi* haha

well, back to the topic. Sama kayak judul nya, aku mau nyeritain tentang UTS yang sebentar lagi aku dan teman-temanku akan hadapi, tepatnya tanggal 26 September 2012. Yang berarti merupakan UTS pertamaku, ujian pertamaku, perang pertamaku di bangku perkuliahan dan di tanah rantau. Nggak kerasa yaa, aku udah ngelewatin yang namanya magradika, outbound, dan serangkaian kegiatan lainnya. Bahkan aku udah kuliah selama 7 minggu. Astagaaa, times run so fast..

hmmmmm, sebenernya agak dag dig dug serr juga mau ngadepin UTS pertama ini, secara kita yang tingkat 1 masih dibayangi-bayangi dengan momok yang sangat menakutkan, kata-kata yang sangat mengerikan, dua kata singkat yang bisa mengubah seluruh dunia orang yang mengalami nya, dan tentu saja bukan mengubah semuanya menjadi indah tapi sebaliknya, kata-kata malapetaka yang aku nggak mau sama sekali bakal kejadian sama aku ataupun temenku yaitu DO (DROP OUT).

Di kampus ku tercinta ini memang menerapkan sistem DO untuk tingkat 1, jadi bagi siapapun yang nilainya nggak memenuhi standar kampus, kampus nggak bakal segan-segan untuk langsung memberikan free "wisuda" kepada orang tersebut. Menyeramkan yaa? memang, dan jujur, momok itu sangat berhasil mengahantui pikiran aku akhir-akhir ini. Aku takuuut, tapi di satu sisi kau juga malah belajar lebih giat lagi karena takut, jadi kayak semacam motivasi gitu.. hahaha.

Like I said before, UTS ini lumayan bisa bikin aku dan temen-temenku stress, dengan materi yang sangat amat banyak apalagi di bayang-bayangi DO, wajar memang kami semua stress. Apalagi kami semua rata-rata ngekost, jauh dari keluarga, jadi mungkin yang selama ini belajar ditemeni ibu nya nggak bakal bisa lagi untuk UTS kali ini. Belum lagi mau nyuci baju, nyetrika, beres-beres kost, beli makan, dan lain-lainnya, yang semuanyaaaaa mesti dilakuin sendiri, dan itu berarti kami harus pinter-pinter bagi waktu antara belajar dan mengurus hal-hal lain yang juga nggak bisa ditinggalkan. RIBET. Semuanya tuh kerasa ribet, kalo dulu sih UTS yaaa UTS aja, cuma mikiirin belajar doang, tapi sekarang semuanya jadi super duper wuper ribet. I have to think a lot of things in the same time, aaaargghh!!!

well, mungkin ini bakal jadi salah satu "fase baru" dalam hidup aku yang bakal bikin aku tambah dewasa, tambah mandiri, dan tambah bisa ngehargain waktu kali yaa???


okeee, sekiann dulu tulisan kali ini. Karena kayaknya tulisan nya udah mulai kacau dan nggak nyambung dengan judul. Aku malah jadi curhat nggak karuan gini -,-
but I just wanna write what i am exactly feel...

at least semangat bagi diri aku!!! let's face the war, and win the war!!! buat yang mungkin juga mau UTS, atau mau ujian lain, semangat juga yaaa!!! mari kita bersama-sama berjuang untuk membanggakan ayah dan ibu serta keluarga kita masing-masing. FIGHT!!! FIGHT!! GANBATE!!! :D