2 Feb 2013

flood, yes flood !

oke, kali ini aku mau cerita sedikit tentang banjir yang baru-baru ini melanda ibukota negara kita tercinta, ya Jakarta kota metropolitan yang begitu megah dengan semua kesenangan yang ditawarkan didalamnya. kota dimana aku dan teman-teman seperantauan ku bernaung demi menuntut ilmu dan mengejar cita-cita kami semua, kota yang tidak pernah tidur dan kota yang kemarin berubah seperti lautan. tapi lautan ini tidak seperti lautan yang ada dipikiran kita selama ini, laut dengan air yang berwarna biru membentang luas, dengan karang-karang dan ikan-ikan berwarna-warni yang hilir-mudik berenang kesana-kemari. It's tottally different! jakarta yang seperti lautan kemarin tidak digenangi air yang berwarna biru yang jernih melainkan air yang kotor, bau, dan berwarna coklat, tidak ada karang-karang yang indah sama sekali yang ada adalah sampah-sampah yang telah bercampur baur dengan air, tidak ada ikan-ikan yang berwarna-warni yang ada hanyalah bangkai hewan yang mengapung mengikuti arus air.


mengerikan? mengenaskan? menyedihkan?  iya, memang sangat mengerikan, mengenaskan serta menyedihkan. Sangat mengerikan melihat air yang begitu kotor, coklat dan bau ada di hadapan mu. Sangat mengenaskan dan menyedihkan melihat semua warga yang mengungsi karena tempat tinggal nya terendam oleh air. Sangat menyedihkan melihat para warga yang biasa nya tersenyum ramah tidak bisa memberikan senyuman ramah yang biasa mereka berikan, yang ada hanyalah guratan kecemasan, kekhawatiran dan kesidihan di muka-muka mereka. Sangat menyedihkan melihat anak-anak dan ibu-ibu mengantri mengambil makanan yang disediakan di posko-posko bantuan yang disediakan oleh berbagai pihak. Sangat menyedihkan mendengerkan keluhan-keluhan mereka semua.  Sangat menyedihkan dan mengerikan melihat jalan-jalan yang selama ini kita lalui berubah menjadi alayaknya selokan raksasa dan tidak bisa dilalui lagi. Sangat menyedihkan melihat berita-berita di semua media mengenai Jakarta tetapi bukan berita mengenai prestasi atau pencapaian yang dicapai oleh ibukota negara ini melainkan karena musibah yang melanda nya. Dan percaya atau tidak, rasanya sangat berbeda ketika aku dulu masih berada di Palembang dan melihat berita di koran atau di TV mengenai banjir di Jakarta dibandingkan ketika akau berdiri langsung, melihat dengan mata kepalaku sendiri genangan-genangan air yang berada tepat di depan ku. I even can't describe how is my feeling at that time..



Awalnya, ketika hujan turun aku sangatlah bersyukur, karena setidaknya aku bisa merasakan hawa yang sedikit sejuk dari biasanya, aku bisa merasakan aroma hujan yang menenangkan yang sudah jarang sekali aku bisa rasakan semenjak aku tinggal di Jakarta. Aku setidaknya bisa tidur tanpa harus berkeringat walaupun tanpa kipas angin. Tetapi semua perasaan damai itu berubah, ketika melihat kenyataan bahwa Jakarta terendam, dan sebagian orang-orang harus menderita dikarenakan hujan yang awalnya merupakan anugerah bahkan sebagian orang-orang tersebut adalah teman-teman ku sendiri. Ya, sebagian teman-teman ku yang sama seperti aku yang baru pertama kali harus pergi jauh dari orang tua juga turut merasakan menjadi korban banjir. Tengah malam mereka mengungsi, karena waktu itu banjir nya datang terlalu mendadak, tengah malam mereka membawa barang-barang seadanya, tengah malam di saat listrik padam dan disaat mungkin sebagian orang telah tertidur lelap, mereka kebingungan harus mengungsi kemana. Sungguh sangat menyedihkan ketika kuliah bahkan sebagian mereka harus ganti baju dan mandi di kampus.


tetapi, di balik semua musibah tentunya ada hikmah bukan? menurut ku pribadi musibah banjir ini seharusnya menjadi bahan untuk instropeksi diri sendiri, jangan menyalahkan siapa-siapa, tapi tanyakan dulu pada diri sendiri, apakah saya juga mempunyai andil sehingga banjir ini bisa terjadi? apakah sampah-sampah yang membuat saluran air di kali-kali menjadi terhambat salah satu nya terdapat sampah saya yang saya bang sembarangan tanpa memikirkan akibatnya? jika ya, maka marilah berubah, mari buat Jakarta menjadi bersih dan indah, mari mulai dari diri sendiri terlebih dahulu, mari mulai membiasakan untuk memebuang sampah pada tempatnya. Mari berubah untuk Jakarta yang lebih baik kedepannya. :)

   

13 Des 2012

UTS OOOH UTS *part2

hai, hai, nyampe mana kita kemarin? hehe

yaudah sih ngelanjutin cerita kemarin aja yaa, kan udah nyampe hari kedua tuh UTS nya. Dari hari kedua ke hari ketiga itu kita dikasih libur satu hari buat mempersiapkan diri, karena akan ada dua pelajaran yang diujikan, yaitu METODE STATISTIK I TEORI DAN PRAKTIKUM :D haha

Karena ada tenggat waktu 1 hari, anak-anak kemass yang cewek pun sepakat buat KSM lagi di kosan aku dan ATP, lagi-lagi malem itu kita harus rela dengerin iffah nangis-nangis, iffah..iffah.. haha. Besok nya mereka pun pulang ke kos masing-masing dan aku lanjut lagi belajar statistik sampe rasanya mau muntah hahaha
hari eksekusi yang udah dipersiapkan dengan matang pun tiba, ruang-ruang kelas udah diatur sedemikian rupa, kursi-kursi sudah dibariskan dengan rapi dan ditempeli nomor-nomor yang telah diacak sedemikian rupa setiap hari nya, ulangi SETIAP HARI nya. Jadi, setiap hari kursi dan ruangan kita tu bakal beda, teman kiri, kanan, depan dan belakang kita otomatis juga akan beda, MENGEJUTKAN, berbeda sekali sama waktu sma dulu :". Well, back to the topic, pengawas datang dan seperti biasa langsung membagikan lembar soal + jawaban ke kita semua yang udah dengan cemasnya menunggu, sesaat setelah dibagikan soal, aku langsung doa dan perlahan-lahan buka soal itu, soalnya, heeeeeeeemmm lumayan susah nya :" tapi aku ngerjain semampu yang aku bisa, dan yang jelas alhamdulillah untuk pertama kalinya UTS aku kejawab semua nggak ada yang kosong. Waktu pun selesai, lembar jawaban di kumpul, kita semua istirahat sholat dzuhur dan makan siang.

setelah waktu istirahat selesai, kita semua kembali ke kampus dan melihat nomor acak yang baru, lalu langsung menuju ke kelas masing-masing. Shortly, dosen pengawas pun datang dan membagikan soal + lembar jawaban ke kita semua, soal nya untuk kesekian kali nya super duper banyak, aku udah berasa kayak dikejer setan waktu ngerjain ujian, tapi tetep aja aku nggak bisa menyelesaikan ujian sampe akhir, aku  cuma bisa jawab 4 setengah soal dari 5 soal, padahal temen-temen ku banyak yang selesai, malahan ada yang lebih waktu. Disitu aku berpikir, segitu bego kah aku ini ya Allah??? tapi yaudah si, udah lewat dan ga bisa diapa-apain lagi, sekarang cuma bisa do'a, semoga semua soal yang udah akau jawab bener semua. Aamiin.

ujian selanjut nya ada pengantar matematika, pengantar demografi, bahasa inggris dan pti.

walaupun kesemua-semuanya abstrak, tapi aku mau cerita yang paling abstrak yaitu PTI (Pengantar Teknologi Informasi), emang sih ini bukan matkul inti, tapi aku paling galau sama pelajaran ini, karena aku ngerasa ga maksimal belajar, mungkin karena ini pelajaran terakhir dan aku udah kecapekan pake banget jadi yaa gituu, persiapan nya nggak maksimal, dan aku juga punya feel hasil nya nggak bakal maksimal :"
andaaaaaaaaaaaaaai, waktu bisa diputar, aku bakal belajar mati-matian deh, tapi? nyesel itu selalu aja datang nya belakangan, dan mau digimanain juga waktu ga bakal bisa di balikin lagi, iyakan? karena pti aku jadi sadar, how precious time is. Nyesel banget udah buang-buang waktu, nyesel banget belajar nya nggak maksimal, nyesel, nyesel :(

well, sekian cerita tentang UTS pertama aku di bangku perkuliahan ini, semoga ada hikmah yang dapat diambil dari cerita-cerita aku yaa. Oh iya, mohon do'a nya juga, supaya nilai UTS aku hasilnya ga terlalu mengecewakan, aamiin.

at least, keep fighting! keep spirit! walaupun UTS abstrak masih ada kuis dan UAS menunggu di depan mata!!! :D

6 Des 2012

UTS OOOH UTS *part1

Helooo my lovely blog, long time no see, miss you, miss you miss youu sooooo :* hehe

lama banget nggak ngeblog, ini semua gara-gara, gara-gara, gara-garaaaaa UTS. Yaak, benar sekali saudara-saudara UTS atau Ujian Tengah Semester.

Ujian Tengah Semester yang dimulai sejak tanggal 26 September dan secara resmi berakhir hari ini, subhanallah, rasa nya campur aduk banget...

oke, dimulai dari hari pertama, ujian Aljabar Linier, salah satu mata kuliah inti yang berarti nggak boleh dapet C yang berarti bikin kita semua ngerasa lebih tertekan gara-gara ini. Persiapan dilakukan seminngu sebelum UTS pun rela dilakukan, semua nya cuma untuk buat alin semata wayang, sampai-sampai anak-anak kemass yang cewek nginep di kosan, belajar + begadang bareng terus dengerin iffah nangis-nangis di tengah malem pun semua kita jalanin dengan tenggang rasa, tepaselira, dan lapang dada (?) maksudnya semuanyaa kita jalanin dengan ikhlas, semuanya itu demi apa coba? demi alin doang, cuma alin doang.
hari yang tidak ditunggu-tunggu itu pun tiba, UTS hari pertama dengan matkul alin. Sesaat setelah soal di bagikan, cetaaarrrr!!!! Ini soal nya apaaa? semuanya udah pada kawin, punya anak, anak nya juga udah pada kawin lagi jadi punya cucu, sesuatu sekali. Panik? banget, takut nya wkatu nya nggak cukup, mana 30 menit pertama aku masih stuck aja gitu di soal nomor satu, tambah panik? banget. Akhirnya, tinggalin soal nomor satu yang bikin galau minta ampun itu, ngerjain soal-soal selanjutnya, sampai pada akhirnyaaaa, nemu soal yang aku nggak bisa jawab sama sekali, itu apa? itu soal apaa? bolak-balik kertas, bolak-balik lembar jawaban, tetep aja nggak bisa jawab soal itu, akhirnya balik lagi ke soal nomor 1 dan dengan susah payah ngerjain nya sampe kelar, setelah semua soal yang lain juga kelar, balik lagi lah ke soal yang super duper abstrak itu tadi. Tapi super sekali, udah direnungin sdemikian rupa tetep aja nggak dapet hidayah itu gimana cara jawab model soal kayak gitu, akhirnya di sisa-sisa waktu UTS pun aku habiskan untuk memandangi soal itu dan sampailaaah ketika pengawas bilang waktu ujian udah habis, ngumpul lembar jawaban dengan berat hati, dan resmi lah sudah ada satu soal yang nggak kejawab sama sekali :"
pulang lah hari itu dengan galau ke kosan.

setelah galau nggak karuan, akhirnya aku mutusin buat move on ke Pengantar Ekonomi, yaitu matkul yang mau diujikan besok nya. Fase move on pun dimulai secara resmi dengan membuka tumpukan slide ekonomi yang udah di print. Semuaaaaaa slide nya itu udah dibaca satu persatu, sampai akhirnya pada bab 7, bab terkahir yang paling bikin males, galau mau di baca apa nggak, secara udah male, udah capek pikiran capek hati capek semua. Sampai pada akhirnya supaya nggak galau, bertanyalah aku ke nyonya Arninda Tania Paramitha, itu bab perlu dipelajarin apa nggak? terus dia jawab "nggak perlu mei, kata dosen aku cuma awalnya doang kok yang bakal masuk dari bab itu, jadi pelajarin awalnya aja", oke percaya, akhirnya dengan yakinnya aku cuma belajar itu bab awalnya doang. Sampai, hari esok pun tiba, uts dimulai, soal pun dibagikan, and you know what? ternyata ada satu soal yang merupakan pendalaman dari bab 7, yang berarti merupakan bab yang nggak aku pelajarin, oh my god!!!!!! dan resmilah lagi, UTS hari kedua, 1 soal nggak terjawab lagi. Pulang ke kos pun GALAU lagi, hoaaalaaaaahhhh. Dan galau ekonomi ini pun to be continue sampai hari ini, karena pak rocky dosen yang super sekali itu udah selesai ngoreksi jawaban kita dan ngasih tau bahwa beberapa anak ada yang nilai nya di bawah 60, ya Allah tambah galaaaau lah akuuuu :"


bersambung.... haha

22 Nov 2012

Pakaian Dinas Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Statistik

show off my new PDA (Pakaian Dinas Akademik) hehe :p

smileeee :)


once more :D


editing, done! :p

well, there it is, me with my new PDA. I'll wear that PDA for 4 years more. Isn't it really suit for me? hehe :p

19 Nov 2012

my best friend ever ever and EVER



nama temen baik ku ini adalah Ilsya Pertiwi, biasanya sih dia dipanggil Tiwi. Dia adalah adikku satu-satunya atau adik "tunggal ku" :D haha



Jadi ceritanya, sejak aku umur 2 tahun adikku ini udah ada aja gitu di dunia. Umur nya yang hanya beda tepat 2 tahun dari aku bikin kita tuh sangat deket, apalagi kita sama-sama cewek. Aku inget banget, waktu kecil dia sering banget aku tinggal karena aku nggak mau diganggu kalo lagi main sama temenku, dan nanti ibuku bakal marah sama aku karena dia ngaduin tingkah laku akau yang kurang baik itu ke ibu, tapi ntar aku pasti juga bakal marah ke dia, tobat sebentar terus bakal ngulangin lagi kesalahan yang sama dan begitu seterusnya. Terus waktu akau ngaji, dia juga mau ikutan ngaji ceritanya, padahal dia tuh masih umur 3 tahun dan berarti aku baru berumur 5 tahun, yaaah anak 3 tahun bisa ngapain sih? kerjaan nya di tempat ngaji malah tidur, dan aku yang juga masih kecil harus jagain dia. Belum lagi waktu dia TK yang berarti aku masih kelas 2 sd. Dia nggak pernah mau berangkat ke sekolah sendiri, dan aku lah satu-satunya korban yang harus nganter jemput dia ke TK, emang sih waktu kelas 2 sd itu aku sekolah nya masuk siang, tapi waktu itu kan ada teletubbies, dan aku suka sekali teletubbies, tapi gara-gara adikku ini aku jadi nggak bisa nonton. Bayangkan betapa kesalnya aku waktu itu??? seorang anak yang baru kelas 2 sd harus mengantar jemput adik nya, padahal dia sendiri juga masih kecil dan yang terpenting adalah dia mau nonton teletubbies.



sejak aku umur 2 tahun itu kita nggak pernah kepisah. inget banget waktu aku diajak pulang kampung sama ayah dan kakak dan dia tinggal di Palembang sama ibu, waktu itu kita juga masih kecil, kata ibu seluruh anak cewek yang umurnya sama kayak aku dan lewat depan rumah dipanggil ayuk (panggilan untuk kakak cewek di Palembang) sama dia, karena dia kangen sama aku. Eh, pas aku pulang, kangen nya sebentar doang, abis itu kita berantem lagi deeeh haha.

oh iya dia itu juga follower sejati ku loh. Pertama kali dia jadi follower ku itu waktu aku mau punya kamar sendiri. Waktu itu kalo nggak salah aku kelas 2 atau 3 sd, nggak tau kenapa aku kepengen banget punya kamar sendiri. Aku beresin lah kamar kosong yang ada di rumah, aku rapihin, aku hias pake boneka-boneka, terus di bantu ibu juga ngerapihin kamar nya. Eh, pas malem aku mau tidur di kamar itu, dia juga malah ikutan tidur, dia memang follower sejati kuu -_- haha. Sejak itu, kita sekamar berdua deh sampe aku akhirnya harus merantau sekarang dan akhirnya kamar kita dengan berat hati harus terpisah, padahal adikku itu penakut lohh, dia nggak berani tidur sendirian, pasti disana dia minta temenin sama ibu di kamar. Pernah malem-malem hp aku bunyi, bunyi karena ada sms, bunyi nya juga biasa, dan waktu itu aku baru aja mau tidur, baru mau lelap ceritanya, eh dia malah ketakutan dengerin bunyi itu dan bangunin aku, otomatis aku kaget dan langsung marah waktu itu, asatagaaaa, ada yaa orang yang penakut gitu? -,-

tapiii, aku kangen adikku, aku kangen liat dia matiin alarm nya pas jam 3 atau 4 shubuh yang ceritanya dia mau belajar tapi ternyata cuma dimatiin doang dan akhirnya dia tidur lagi, aku kangen cekikikan sebelum tidur sama dia, kangen marahin dia juga hahahhah. Jadi ceritanya adikku ini suka nanya pr sama aku, tapi dia itu suka nyanya di saat timing nya yang nggak pas, misal aku kan berangkat sekolah jam 6.30 pagi dan biasanya pulang jam 6.30 malem, rasanya kan capek banget tuh, eh pulang-pulang malah ditanyain pr, siapa yang nggak kesel coba? apalagi kalo udah di jelasin tetep aja nggak ngerti, meluap-luap lah emosi ini. Belum lagi ternyata pr nya itu udah pernah aku ajarin sebelumnya ckckckck. Di saat kayak gitu, biasanya dia bakal ngambek dan nangis dan akhirnya aku sendiri yang ngerasa bersalah dan nggak tega dan akhirnya aku yang kalah dan dengan sabar ngajarin adik tunggal ku satu ini.

adik ku itu bukan sekedar adik bagi aku, dia juga temen terbaik aku, kita sering cerita-cerita, dari mulai masalah yang sangat penting sampe ke masalah yang nggak penting sama sekali. Oiya, adik ku itu orang nya cantik, pinter, keras kepala, dan yang paling penting dia LEBIH TINGGI dari aku :( haha. Dan sifat yang ada hampir di semua anak bungsu lain nya adalah, adik ku itu juga manja, manja sekali. Dia manja sama aku, ibu , kakak juga ayah. Pokok nya dia itu bahagia sekali kalo udah dimanjain sama orang-orang, dasar anak bungsu.


jadi nggak sabar nunggu tanggal 22 desember nanti, aku bakal bisa ketemu adik ku lagi deh, tidur bareng lagi, cerita-cerita, dan peluk adik kayak di foto ituu :" wooooahhh I can't wait for that day!!!! tunggu ayuk mu ini di Palembang yaa adik ku sayaaaanggg :D

COMING SOON: UTS

oke, mau cerita-cerita dikit tentang dunia perkuliahan nih. Well, as I said before and before, aku kuliah di salah satu sekolah kedinasan di Indonesia yang kampus nya sendiri berdiri kokoh di bawah naungan langit kota metropolitan yaitu Jakarta, sekolah ku bernama STIS yang merupakan singkatan dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Nggak terkenal kan yaa? nggak keren juga?? tapi aku bahagia ada disini. Nah looh? kok akau bisa bahagia siiih? Barangkali banyak yang nyebut di dunia ini mana ada sih yang gratis, semuanya itu bayar, tapi kampus kita bedaa looh, kita nggak bayar sama sekali, malah kita di bayar, setiap bulan kita di kasih uang TID (Tunjangan Ikatan Dinas), setelah tamat pun kita langsung diangkat jadi PNS. Kurang enak apaaa cobaaaa? *promosi* haha

well, back to the topic. Sama kayak judul nya, aku mau nyeritain tentang UTS yang sebentar lagi aku dan teman-temanku akan hadapi, tepatnya tanggal 26 September 2012. Yang berarti merupakan UTS pertamaku, ujian pertamaku, perang pertamaku di bangku perkuliahan dan di tanah rantau. Nggak kerasa yaa, aku udah ngelewatin yang namanya magradika, outbound, dan serangkaian kegiatan lainnya. Bahkan aku udah kuliah selama 7 minggu. Astagaaa, times run so fast..

hmmmmm, sebenernya agak dag dig dug serr juga mau ngadepin UTS pertama ini, secara kita yang tingkat 1 masih dibayangi-bayangi dengan momok yang sangat menakutkan, kata-kata yang sangat mengerikan, dua kata singkat yang bisa mengubah seluruh dunia orang yang mengalami nya, dan tentu saja bukan mengubah semuanya menjadi indah tapi sebaliknya, kata-kata malapetaka yang aku nggak mau sama sekali bakal kejadian sama aku ataupun temenku yaitu DO (DROP OUT).

Di kampus ku tercinta ini memang menerapkan sistem DO untuk tingkat 1, jadi bagi siapapun yang nilainya nggak memenuhi standar kampus, kampus nggak bakal segan-segan untuk langsung memberikan free "wisuda" kepada orang tersebut. Menyeramkan yaa? memang, dan jujur, momok itu sangat berhasil mengahantui pikiran aku akhir-akhir ini. Aku takuuut, tapi di satu sisi kau juga malah belajar lebih giat lagi karena takut, jadi kayak semacam motivasi gitu.. hahaha.

Like I said before, UTS ini lumayan bisa bikin aku dan temen-temenku stress, dengan materi yang sangat amat banyak apalagi di bayang-bayangi DO, wajar memang kami semua stress. Apalagi kami semua rata-rata ngekost, jauh dari keluarga, jadi mungkin yang selama ini belajar ditemeni ibu nya nggak bakal bisa lagi untuk UTS kali ini. Belum lagi mau nyuci baju, nyetrika, beres-beres kost, beli makan, dan lain-lainnya, yang semuanyaaaaa mesti dilakuin sendiri, dan itu berarti kami harus pinter-pinter bagi waktu antara belajar dan mengurus hal-hal lain yang juga nggak bisa ditinggalkan. RIBET. Semuanya tuh kerasa ribet, kalo dulu sih UTS yaaa UTS aja, cuma mikiirin belajar doang, tapi sekarang semuanya jadi super duper wuper ribet. I have to think a lot of things in the same time, aaaargghh!!!

well, mungkin ini bakal jadi salah satu "fase baru" dalam hidup aku yang bakal bikin aku tambah dewasa, tambah mandiri, dan tambah bisa ngehargain waktu kali yaa???


okeee, sekiann dulu tulisan kali ini. Karena kayaknya tulisan nya udah mulai kacau dan nggak nyambung dengan judul. Aku malah jadi curhat nggak karuan gini -,-
but I just wanna write what i am exactly feel...

at least semangat bagi diri aku!!! let's face the war, and win the war!!! buat yang mungkin juga mau UTS, atau mau ujian lain, semangat juga yaaa!!! mari kita bersama-sama berjuang untuk membanggakan ayah dan ibu serta keluarga kita masing-masing. FIGHT!!! FIGHT!! GANBATE!!! :D

13 Nov 2012

انّا للہ و انّا الیہ راجعون

انّا للہ و انّا الیہ راجعون (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali).

pagi ini, sekitar jam tujuh tadi hp aku berdering. Aku sih agak males buka sms nya, karena biasanya yang sms pagi kayak gitu tu operator yang mau promosi atau apalah, tapi karena hp nya nggak berenti juga bunyi akhirnya dengan malas aku buka kunci nya dan baca sms nya, ternyata dari temen ku yang ngasih info kalo dosen kami meninggal. Seketika aku diam, dan sedetik kemudian setelah tersadar aku langsung mengucapkan lafas 
انّا للہ و انّا الیہ راجعون

waktu aku membaca sms itu, pikiran ku langsung melayang ke tanggal 31 oktober kemarin, waktu itu sesi 3 hari Rabu seperti biasa kita akan ada sesi PTI (Pengantar Teknologi Informasi) yang dosennya adalah beliau. Waktu itu, aku ingat sekali, kelas kita lagi berdiskusi, tapi aku lupa diskusi apa, beliau masuk dan langsung nanya "kalian mau diskusi? kalo mau diskusi, silahkan saja, supaya saya tidak usah mengajar" kami kontan langsung menjawab tidak. Lalu beliau pun masuk dengan senyum seperti biasa, beliau langsung menuju mejanya dan mencoba menyalakan proyektor, tapi gagal, akhirnya bapak manggil orang untuk membantu nya menyalakan proyektor, karena orang nya datang nya agak lama, untuk memecah keheningan beliau bertanya kepada kami semua, "apa ada yang ingin ditanyakan?" dan ada salah satu anggota kelas yang nanya "bapak sakit apa pak?" tapi aku lupa itu siapa yang nyanya. Beliau emang minggu sebelumnya nggak masuk kelas dan terpaksa nggak bisa ngajar dan kabarnya dikarenakan sakit.

waktu itu aku langsung melihat ke arah beliau, aku menunggu jawaban beliau, aku melihat beliau menerawang jauh, mungkin menerawang tentang penyakit yang sedang diidap nya atau mungkin sedang mencari cara untuk menjawab pertanyaan itu agar kami semua mengerti dengan jawabannya nanti, sedetik kemudian beliau mulai membuka mulut nya dan berkata "kalian tau disfungsi ginjal?" waktu mendengar pertanyaan itu aku sejenak langsung berpikir dan mencari arti dari kata-kata "disfungsi ginjal" aku artikan satu persatu kata-kata itu dan kemudian ku tarik kesimpulan bahwa disfungsi ginjal itu adalah "gagal ginjal" entah benar tau salah.

seulas senyum tersungging di wajah nya dan beliau kemudian melanjutkan jawabannya, beliau mengatakan bahwa beliau mengidap penyakit yang disebut 'disfungsi ginjal' itu, dan karena penyakit itu dia tidak bisa mengajar kami minggu kemarin karena dia harus melakukan hemodialisis atau cuci darah saat itu. Beliau kemudian tersenyum lagi, lalu melanjutkan ceritanya lagi bahwa dia harus melakukan hal yang dinamakan hemodialisis itu 2 kali dalam satu minggu. Aku terdiam, dan berpikir, separah itu kah penyakit yang sedang dialami beliau? tapi kenapa beliau masih tetap mengajar kami saat ini? kenapa beliau masih bisa tersenyum seikhlas itu? kenapa aku bahkan tidak bisa melihat guratan rasa sakit di mukanya? lalu aku berani untuk manarik kesimpulan bahwa beliau merupakan sosok yang tegar, sosok yang sabar, sosok yang menganggap penyakit yang sedang diidapnya bukanlah cobaan melainkan berkah untuk nya karena. Aku mulai merasa sangat kagum dengan beliau. 

beliau kemudian melanjutkan, beliau mengidap penyakit ini karena beliau dulunya merupakan seorang workaholic. Beliau sangat senang sekali bekerja, beliau pernah hanya tidur 2 atau 3 jam dalam sehari, dan itu tidak berlangsung hanya sehari atau dua hari saja tapi sering sekali. Karena hal itu lah, beliau sering sekali minum "minuman berernergi" yang hampir diminum oleh beliau setiap hari, dan menurut beliau itu lah penyebab utama peyakit yang dinamakan "disfungsi ginjal" itu menghampiri dirinya. 

Waktu itu kami bercerita panjang lebar, bahkan saat selesai sesi, beliau kembali bercerita dan menasihati kami. Beliau berkata pada kami agar kami tetap menjaga kesehatan kami, karena kesehatan itu penting sekali, walau memang ajal berada di tangan Allah, tapi sebagai manusia kita tetap wajib berusaha, begitu kata beliau saat itu. Beliau juga mengingatkan kami untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan atau minuman instan.

oh iya, waktu itu beliau juga bercerita tentang organisasi beliau diluar pekerjaan nya yaitu sebuah organisasi kemanusiaan yang bergerak untuk memberikan beasiswa kepada seluruh siswa kurang mampu yang ada di seluruh Indonesia. Waktu itu, beliau juga menasihati kami untuk menjadi orang yang berguna untuk orang lain, orang yang mampu memberi orang lain dan orang yang mampu meringankan beban orang lain. 

di akhir sesi, beliau juga meminta doa kepada kami agar beliau diberikan kesembuhan dari penyakit nya saat ini melalui pengobatan yang sedang dijalani nya saat ini. Namun, Allah ternyata lebih menyayangi beliau, Allah sudah tidak sabar untuk bertemu beliau, Allah terlebih dahulu memanggil beliau.

disini kami cuma bisa mendoakan agar beliau diterima di sisi Allah, dibebaskan dari siksa kubur, semua amal baik beliau diterima di sisi Allah, serta keluarganya selalu diberikan ketabahan. Aamiin.

banyak sekali pelajaran yang bisa akau dapatkan dari beliau, banyak sekali nasihat yang aku dapatkan dari beliau.

dan yang terpenting adalah, kita tidak tau sampai kapan kita berada di dunia ini. Disini kita diperintahkan untuk menabung agar ada bekal yang bisa kita bawa ketika menghadap Allah nanti, entah besok, lusa, hari ini atau kapan pun itu. Yang terpenting adalah kita tetap beribadah, tetap berada di jalan Allah SWT agar kita siap kapanpun kita akan dipanggil oleh ALLAH SWT pencipta kita dan seluruh alam semesta.