Tulisan ini
sengaja dibuat buat teman-teman yang mungkin akan mengajukan diri menjadi
fungsional statistisi (like me) siapa tau bermanfaat dan berguna. Sebelumnya intro
dululah, kenapa saya akhirnya memutuskan untuk menjadi fungsional, selain
karena secara otomatis grade akan naik satu tingkat, menjadi fungsional lebih
menguntungkan karena kita bekerja untuk diri sendiri, beda dengan struktural
yang kerjaannya menyangkut hajat hidup orang banyak, walaupun kalo jadi staf tetap
aja sih ngurusin hajat hidup orang banyak yang gak bisa dinilai dengan angka
kredit (a.k.a lillahita’la).
Oke, langsung
saja, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan fungsional adalah
mengajukan akun untuk akses ke (sijafung.bps.go.id), caranya gampang tinggal
kirim email ke admin sijafung, biasanya admin
akan memberikan akses satu mingu kemudian. Berikut format email untuk kirim ke admin sijafung:
Langkah kedua
yang harus dilakukan adalah, mendaftar pekerjaan-pekerjaan yang ada nilai angka
kreditnya. Daftar pekerjaan-pekerjaan yang ada nilai angka kreditnya beserta
contohnya ada di peraturan kepala BPS nomor 59 tahun 2014 (file terlampir juga
yaa). Setelah semua pekerjaan didaftar, kita harus mulai mengumpulkan bukti
fisik pekerjaan-pekerjaan kita, bukti fisik yang harus dillampirkan juga ada di
peraturan kepala BPS nomor 59 tahun 2014. Kegiatan mengumpulkan bukti fisik
inilah yang paling memakan waktu, jadi semangat ya gaes.
Jika bukti
fisik telah terkumpul, selanjutnya kita harus entry pekerjaan-pekerjaan kita
itu di web sijafung, di bagian “USULAN” lalu “TAMBAH USULAN”. Jika sudah
selesai entry di jafung, langkah selanjutnya adalah pilih bagian “DUPAK”. Lalu cetak
DUPAK dan cetak SPMK. Setelah DUPAK dan SPMK dicetak, cetak juga bukti fisik
yang telah dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat surat pengantar dari
kepala kantor, lalu minta tanda tangan ke kepala kantor. Oiya, jangan lupa
sebelumnya izin terlebih dahulu ke kepala seksi dan kepala kantor kalau kita
mau mengajukan fungsional, karena kita akan membutuhkan tanda tangan kepala
kantor sangat banyak, dari mulai untuk bukti fisik, DUPAK, SPMK, serta surat
pengantar. Jangan lupa lagi, semuanya dibuat dua rangkap dan keduanya tanda
tangan asli. Satu untuk BPS Provinsi satu lagi untuk BPS RI.
Jika telah
selesai, maka langkah selanjutnya adalah jilid (DUPAK, SPMK, dan Bukti Fisik)
menjadi satu. Selanjutnya minta surat pengantar ke TU, lalu kirimkan ke BPS
Provinsi. Setelah itu, di web sijafung, jangan lupa untuk klik “KIRIM DUPAK”.
Jika hal-hal
di atas sudah dilakukan, maka selesai sudah penderitaan dalam mengajukan
fungsional, yang kita lakukan selanjutnya adalah hanya menunggu kabar dari BPS
Provinsi mengenai kabar SK Fungsional kita.
Untuk contoh-contoh berkas bisa didownload di sini ya teman-teman: http://s.bps.go.id/fungsionalirmei
Sekian post saya kali ini, semoga bermanfaat dan berfaedah.
Terima kasih mbak. Sangat membantu :))
BalasHapusSama sama :)
HapusMaaf mohon info apakah langkah2 tersebut berlaku pula untuk calon statistisi diluar bps (pemkab/ pemkot)?
BalasHapusTerimakasih banyak mbak, sangat membantu. Kalau boleh tahu mbak berkas apa saja yang dibutuhkan?? karena link yang mbak bagikan sudah tidak bisa diakses lagi hehe
BalasHapus