8 Nov 2012

IBU

I B U, sebuah kata yang hanya terangkai dari tiga huruf saja, singkat memang, tapi kata itulah yang sejak lahir akrab di telinga kita semua, kata itu lah yang kebanyakan orang pertama kali ucapkan ketika baru bisa berbicara..

I B U, seorang wanita yang rela mambawa kita kemana-mana selama 9 bulan lebih tanpa pamrih tanpa mengeluh, yang kemudian rela mengeluarkan darah dan peluh demi melihat hadir nya kita di dunia...

AKU RINDU IBUUUU :(

IBU itu bener-bener sesosok malaikat yang dikirim Allah untuk kita, ibu itu yang selalu ada untuk kita, ibu itu yang selalu nyertain nama kita disetiap doa dalam setiap solat nya, ibu itu orang yang paling sayang sama kita. Ibu itu orang pertama yang khawatir sama kita kalo kita sakit, orang yang juga ngerasain sakit nya kita, orang pertama yang bahagia kalo kita bahagia, orang pertama yang merasa sedih kalo kita lagi sedih...

ini nih beberapa quotes tentang ibu yang mau aku share..


“My mother... she is beautiful, softened at the edges and tempered with a spine of steel. I want to grow old and be like her.” 
“All that I am or ever hope to be, I owe to my angel mother.” ― Abraham Lincoln
“Our mothers always remain the strangest, craziest people we've ever met.” ― Marguerite Duras 
"Mothers were the only ones you could depend on to tell the whole, unvarnished truth.” ― Margaret Dilloway 
“A mother's love is patient and forgiving when all others are forsaking, it never fails or falters, even though the heart is breaking” 
“No gift to your mother can ever equal her gift to you - life” 
sebenernya masih banyak banget quotes lain tentang ibu yang bagus-bagus, tapi aku share segitu dulu aja..
pokok nya ibu itu inti nya orang terbaik yang dicptakan Allah untuk kita..


dan sekarang aku kangen ibuuu, pengen cium ibu, peluk ibu, sungkem di tangan ibu..

untuk ibu ku tercinta yang ada di Palembang, ibu terbaik sepanjang masa.. Makasih ibu ku sayang yang telah merawat aku dari kandungan sampe sekarang, yang selalu sabar ngadepi aku, yang selalu sayang sama aku, yang selalu doa'i aku setiap hari, yang semenjak aku merantau nggak pernah absen nelpon aku. Aku sayaaaaaaaaaang niaaaaaaaan sama ibu, kangen juga...

ya Allah.... lindungilah selalu ibuku, berilah ibuku kesehatan, kebahagian, buatlah aku menjadi anak yang bisa bangga'i ibu, bisa membahagiakan ibu suatu saat nanti, Allahumaghfirli waliwalidaya warhamhumakama robbayanisoghiro. Aamiin


-MY MOTHER IS THE PRETTIEST MELODY IN MY HEART-


-I LOVE YOU MOTHER, THANKS FOR BEING MY MOTHER-

semoga suatu saat nanti aku bisa bikin ibu bahagia, bisa walaupun hanya sedikit balas jasa ibu ke aku, bisa selalu jadi anak yang ibu bangga'i dan nggak pernah ngecewain ibu. Aamiin

5 Okt 2012

JOURNEY TO BOGOR

Post kali ini akan menceritakan pengalaman aku dan teman-temanku pergi dari Jakarta timur menuju BOGOR dengan niat utama untuk liburan :D

jadi sebelumnya pas tanggal 2 oktober 2012 kita udah jalan-jalan ke monas, dan dalam perjalanan pulang tepatnya di busway ada salah satu personil (kalo nggak salah Nila) yang ngajakin kita ke bogor. Aku sih excited sekali, bahkan karena terlalu excited nya aku nawarin diri untuk jadi jarkomer hahahaha, nggak ding aku nawarin diri jadi jarkomer karena aku punya pulsa gratisan sekalian mau cari temen sms. Akhirnya setelah di obrolin dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya kita nggak menemukan titik temu, dan keputusan di serahkan ke jarkomer yang tidak lain tidak bukan adalah AKU atau kalau nggak ngerti SAYA, masih nggak ngerti juga? Yaudah nggak usah dipikirin kalo gitu -,-

akhirnya dengan kegalauan yang sangat amat dalam kemudian tersesat dan tak tau arah jalan pulang, aku tanpa mu butiran debu *eh. Aku mengirimkan jarkom pertama yang isi nya itu ngajak temen-temen buat ke Bogor tanggal 4 dan sekalian nanya siapa aja yang bisa. Jarkom pertama sukses sekali banyak pertanyaan yang datang, hp ku pokoknya nggak berenti-berenti bunyi, yang biasanya sunyi senyap malam itu hp ku ramai sekali lebih rame dari PGC, Pasar jatinegara dan semuanyaaa hahahahaha benar-benar amazing sekali bukan? terus sekarang saat nya kita bilang WOW.

oke lanjut ke cerita, akhirnya tanggal 3 malem, aku kembali mengirimkan jarkom. Sumpah pusing banget, banyak yang nggak bisa, yang bisa juga pada nggak jelas, aku bingung sekali cuuuy mana yang menentukan semuanya itu jarkomer hoalaaah. Akhirnya setelah dijarkom berkali-kali berpikir keras dan bersemedi di gua hira hasil pun didapatkan. Kelompok foxpro yang beranggotakan 20 orang yang bisa dan mau hadir hanya 11 orang saja. Yaitu:

aku sebagai jarkomer, nila sebagai pemberitahu jalan, eka yang dengan susah payah izin dengan ayah dan ibunya, norma yang emang mau dari awal, etty yang susah sekali di sms, imas yang sama kayak norma, regina dan ruth yang sama kayak imas yang berarti sama juga kayak norma, ihsan yang emang mau, ragil yang sedikit dipaksa buat nemenin ihsan dan penunjuk jalan karena dia sebagai orang jakarta satu-satunya, dan andi buat nemenin ragil. Kita bersebelas pun sepakat untuk berkelana ke kota bogor dan kumpul di base camp kita yang super duper wuper keren yaitu alfamidi jam setengah tujuh.

besoknya kita semua kumpul di alfamidi, as expected banyak yang ngaret, tapi kemarin nggak terlalau sih yang paling lama datang jam 7 lewat 10. Setelah beli tiket alfamidi (belanja disana supaya di bolehin duduk didalem). Kita pun langsung cabut, tapi awalnya kita bingung mau kemana, secara stasiun di jakarta banyak banget cuy, si Ragil ngusulin ke Kalibata katanya kesananya lebih gampang kalo dari jaktim. Nila maunya ke tebet katanya takutnya nggak ada kereta di kalibata, terus ada juga yang ngusul ke manggarai. Akhirnya nggak tau kenapa kita milih ke manggarai. Tapi masalah utamanya, kita nggak tau cara ke manggarai nya itu gimanaaa???? tapi berhubung kami semua sudah mahasiswa dan mandiri *ecieeee kita tetep berangkat dong.

perjalanan pun dimulai, pertama kita jalan ke kampung melayu, sampe di kampung melayu nanya sama polisi kalau mau ke manggarai gimana caranya. Akhirnya setelah tanya sana-sini kita pun naik angkot nomor 16 (kalo nggak salah) terus nyambung naik metromini. Dan tak disangka sangka ternyata di jalan macet pake banget, akhirnya kita memutuskan untuk turun dan jalan (lagi) ke stasiun manggarai. Setelah jalan, nggak terlalu jauh si dari tempat kita turun kita pun sampai ke tujuan pertama STASIUN MANGGARAI :D. Langsung dong kita beli tiket yang harganya 9 ribu dengan tujuan bogor. Setelah beli tiket kita langsung masuk dan nunggu kereta di jalur enam. Nggak lama kereta nya datang, dan alhamdulillah ada kursi yang kosong, jadi kita semua bisa duduk. Oh iya, waktu beli tiket ke bogor kita dikasih tau kalo keretanya nggak bisa nyampe bogor karena ada kerusakan disana, jadi cuma bisa nyampe Bojong Gede aja. Oh my god!! Bojong gede? apa pula itu? gimana cara ke bogor darisana? tapi sebagai mahasiswa kita tetap melanjutkan perjalanan dengan tekad baja dan semangat yang membara :D
sampai di stasiun bojong gede, kita nanya-nanya lagi gimana caranya ke bogor. Ternyata kalo mau ke bogor kita harus naik angkot 07, dan parahnya semua orang disana mau ke bogor yang berarti juga mau naik angkot 07 yang berarti angkot 07 selalu penuh. Sedangkan kita bersebelas ckckckckck. Setelah menunggu dan berebutan agak lama, kita pun menemukan angkot, dan seperti yang telah diduga sebelumnya angkotnya nggak muat cuy, akhirnya si ihsan harus rela jadi kernet, ragil harus rela jongkok, dan andi harus rela melayang hahahha.

setelah berpanas-panasan, cekikikan dan ngobrol nggak jelas di angkot 07 yang sangat sempit itu kita pun sampai ke tempat selanjutnya. Aku lupa apa namanya, yang jelas itu kayak pasar. Karena tujuan kita mau ke Kebun Raya Bogor, kita pun nyambung angkot nomor 02, kali ini kita nyari angkot yang kosong supaya semua bisa duduk dengan tenang. Diangkot 02 kita nggak terlalu lama, dan akhirnya sampe di KEBUN RAYA BOGOR :D

kita langsung eksekusi dong, beli tiket yang harganya 10 ribu dan langsung masuk ke dalam. Di dalem rasanya adem banget, secara banyak pohon yang gede-gede beda banget sama jakarta yang puanaaasss nya minta ampuuun. Di dalem kita langsung foto-foto. Terus waktunya sholat dzuhur kita nyari masjid, and you know what? jarak masjid dari tempat kita itu 2 km!!!!!! kita pun JALAN KAKI LAGI menuju masjid. Setelah sholat, kita nyari tempat buat makan, kita kan udah bawa bekal dari rumah, jadi nggak perlu beli lagi muehehehehehehe. Setelah jalan dikit, kita langsung makan dong. Dengan makanan seadanya tapi rasanya luar biasa karena kita laper dan kebersamaannya itu looh :" *eciiieeehh

selesai makan kita foto-foto lagi, terus aku ketemuan sama temen sma ku. Seneng banget rasanya bisa ketemu dia disana. Abis itu aku sama temenku yang nemenin aku nunggu temen-temen yang lain nyusulin kita. Dan ternyata, waktu kita mau pualng Bogor hujaaaan, untung kita udah sedia payung sebelum hujan, tapi masih basah sih, jadi kita berteduh dulu sekalian nanya caranya pulang ke jakarta gimana. Setelah menunggu cukup lama dan ternyata hujan nya juga nggak reda-reda kita nekad buat pulang, kita naik angkot dengan tujuan terminal baranangsiang kalo nggak salah. Terus kita langsung naik bus dengan tujuan kampung rambutan. Sampai di kampung rambutan lanjut lagi naik metromini dan nyampe di kost jam setetengah tujuh.

WOOOOOAAAHHHH!!! pokoknya perjalanan ke Bogor sanagn menyenangkan dan nggak bakalan aku lupain, kalo mau liat foto-fotonya silahkan buka facebook aku aja yaaa :)

seee yaaaaaa :D

1 Okt 2012

MERANTAU

MERANTAU, satu kata yang memiliki sejuta makna dan memiliki bermilyar-milyar kisah bagi mereka yang merasakannya, dan aku merupakan salah satu dari mereka yang memiliki kisah di balik satu kata tersebut.

well, mulai dari pendeskripsian dari kata merantau terlebih dahulu yaa. Hmmmm, bagi aku merantau itu simple saja, yaitu pergi ke suatu tempat yang jauh dari rumah sendirian, benar-benar sendirian tanpa di temani ayah yang biasanya selalu mengingatkan memarahi kita jika kita melakukakn kesalahan, tanpa ditemani ibu yang biasanya selalu ada disamping kita kapanpun kita butuhkan entah ketika kita senang, sedih ataupun sakit, atau tanpa adik yang sedari dia lahir telah bersama kita tanpa pernah berpisah dan selalu mentertawakan hal-hal yang kadang tidak lucu, menceritakan hal-hal yang terkadang tidak penting, dan tertidur berdua di satu ranjang yang sama, atau tanpa kakak yang selalu sabar dan siap membantu ketika ada suatu kesulitan yang kita hadapi. Itulah pendeskripsian merantau menurut ku..

aku sendiri sekarang merantau di kota metropolitan yang katanya kita bisa menemui apapun disini, kita bisa menemui berbagai macam orang disisni dan kita bisa mendapatkan apapun yang kita mau disini. Aku merantau di JAKARTA, ibukota negara Indonesia sebuah kota metropolitan yang benar-benar "metropolitan" yang sangat panas entah siang ataupun malam, penuh dengan asap dan polusi, diiringi dengan suara-suara klakson kendaraan yang bersahut-sahutan hampir setiap detiknya. Dan sekarang aku harus mulai membiasakan diri dengan semua keadaan seperti itu, walaupun sebenarnya aku berasal dari Palembang yang juga merupakan sebuah kota metropolitan di Indonesia, tetapi tetap saja aku harus membiasakan diri dengan Jakarta karena walaupun sama-sama metropolitan Jakarta dan Palembang sepenuhnya berbeda.



sudah hampir satu bulan aku merantau ke tanah orang, belum cukup lama memang tapi sudah banyak cerita yang aku dapatkan dan sudah banyak pula rasa rindu yang akau rasakan pada kelurgaku tercinta. Dan disini aku akan tetap berdiri tegap, menahan semua tetesan air mata yang ingin keluar dari pelipis mataku karena terlalu lama menahan rindu, demi mewujudkan cita-citaku, demi membahagiakan ibu dan ayahku serta adik dan kakakku serta semua orang yang aku cintai.

Nanti...
ketika aku pulang, aku akan pulang dengan sebuah senyuman dan akau ingin disambut dengan sejuta senyuman dari kelurgaku karena telah merasa bangga kepadaku ♥♥♥


28 Agu 2012

PALEMBANG AND THE WHOLE THINGS INSIDE

Today, I wanna tell you not about a city that I want visit the most. But about a city that I love the most. This is about Palembang.

I was born and also growth in Palembang.  I have lived my life in Palembang for more than 18 years. A lot of  things have happened in Palembang and I will never ever forget those moments.

a lot of things that I love and will always I love in Palembang also I will miss much. Wait, miss? why? well, because I will go to the other city soon in the other island. A strange city named Jakarta. Yes, I know it's not a strange city right?? yeah you are correct, but it will not become a strange city if you just want spend your holiday there or you will not think it's a strange city if its your hometown!! Unfortunately, of course it's not my hometown and I'll go there not just for spend my holiday. But for catch all of my dreams, begin the new phase of my life. I'll study and live there for the next 4 years.

the first thing I love and will always I love in Palembang alsoI will miss is..
my family, of course my family. Keluarga intiku tinggal di Palembang. Ada ayah ku tercinta, ibu ku tercinta, dan adik ku. Kakak ku juga tinggal di Palembang, tapi sama seperti aku dia juga merantau ke tanah orang, lebih dulu dari aku malah tetapi kami merantau di kota yang berbeda, walaupun di pulau yang sama yaitu pulau terpadat di Indonesia "Pulau Jawa". Keluargaku ini pasti akan sangat aku rindukan. Hah, aku bahkan belum bisa membayangkan bagaimana nasib ku nanti di tanah orang jauh dari orang tua. Bagaimana kalau tiba-tiba ada masalah? aku tentu saja tidak bisa langsung meminta bantuan pada ayah atau ibu seperti disini. Bagaimana kalau aku sakit? siapa yang akan mengingatkan aku minum obat seperti ibu?. Bagaimana rasanya tidur tidak ada adik ku di sampingku? karena dari aku pertama punya kamar, dia langsung mengikut'i aku dan dia juga takut tidur sendiri. Aku pasti meridukan semua itu. Benar-benar semuanya :"

the second thing is my house..
rumahku terletak di Palembang tepatnya di Pakjo Ujung, salah satu kawasan elite di Palembang hahahaha
(actually not). Meskipun rumah ku bukan kawasan elite yang bisa dibanggakan, tetapi aku merasa bahagia -SANGAT BAHAGIA- bisa tinggal dan menetap disini, menghabiskan hari-hariku disini merupakan hal yang sangat menyenangkan, setiap detik yang kulewati di rumah ini bersama ayah, ibu, kakak dan adik ku merupakan detik-detik terbaik di hidupku. Setiap sudut rumahku, setiap ruangan nya, bahkan setiap perabot yang ada di dalamnya, terekam baik di ingatan ku dan pasti akan aku sangat rindukan nanti.
Dan satu ruangan yang pasti nantinya akan paling aku ridukan adalah kamarku. Kamarku memang tidak terlalu luas, juga tidak dilengkapi dengan fasilitas layaknya hotel bintang lima.Di kamarku hanya ada satu spring bed yang bisa menampung dua orang yang diletakkan di salah satu sudut kamar, di depannya ada sebuah televisi berwarna hitam yang di letakkan di atas sebuah meja jati kecil, di bagian atas televisi ditutupi kain berwarna ungu agar televisinya tidak terlalu berdebu, diatas televisi itu ada sebuah kipas angin yang ditempelkan di dinding kamar yang berwarna kuning, disamping kasur terdapat sebuah meja jati besar berwarna coklat yang dilengkapi dengan kursi berwarna hitam di depannya, di meja ini biasanya aku belajar. Tepat diseberang nya terdapat lemari plastik tiga tingkat yang berwarna orange, lemari itu difungsikan untuk menyimpan buku-buku aku dan adik ku. Tepat di samping lemari ada sebuah jendela dilengkapi dengan terali nya dan jika malam tiba akan ditutupi oleh tirai panjang berwarna hijau tua.Di satu sisi kamar lainnya, terdapat sebuah lemari besar tiga pintu yang terbuat dari kayu yang tepat disamping nya terdapat pintu kayu bercat coklat tua. Kmar ini sederhana memang, sangat sederhana, disana tidak ada sofa empuk atau pendingin ruangan, juga tidak dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi sendiri. Tapi aku merasa sangat nyaman disini, menghabiskan waktu berjam-jam pun di kamar ini aku tidak pernah merasa kebosanan.
well, I'll miss my home and I'll miss my room more..

the third thing is the dishes..
haha yes I said the dishes. Makanan Palembang itu sangat cocok sekali di lidah aku, aku yang pecinta berat makanan pedas dan orang lain pecinta pedas  pasti akan sangat bahagia tinggal di Palembang, mereka akan merasakan bahwa Palembang merupakan surga makanan, misalnya pempek, tekwan, model, laksa, burgo, celimpungan, yang pada dasarnya tidak ada yang manis dan kabar baiknya semuanya itu masih bisa ditambahkan dengan sambal cabe bila kurang pedas. Bahkan lauk pauk khas Palembang pun pedas seperti pindang, dsb. Well, katanya si kalau di Jawa semua makanan nya menis semua. I don't know, but I'm really really worried about it..



so, see you really really really soon Palembang and the whole things inside!!!! I love you, I'll miss you..

26 Agu 2012

Sunshine Becomes You

this is not a poem, this is not a song, but this is a title of a book that authored by Ilana Tan, my favorite writer ever :D

actually I have read this book 3 times, but I never feel bored haha. and now, I wanna share this book story with you..

sebagai penggemar berat Ilana Tan, aku udah baca semua bukunya, dan semuanya itu bagus banget banget bangeeet. Dari yang tetralogi 4 musim yang notabene jadi best seller, sampe buku terakhirnya ini yang bakalan kita bahas hari ini (y). walaupun semua penggemar Ilana Tan seantero negeri ini termasuk aku sendiri gak tau siapa ilana tan sebenernya (karena dia gak pernah bikin profil tentang dirinya kayak penulis lain) tapi tetap saja aku menjadi penggemar nya. dan ada satu statement yang dikutipnya nya di buku "sunshine becomes you" ini yang bikin aku ngerti kenapa dia nggak mau memperlihatkan dirinya. statement nya itu

"writers should be read but not seen. rarely are they a winsome sight" -edna feber

jadi intinya itu, bagi Ilana Tan penulis seharusnya dibaca bukan dilihat. Dan Ilana Tan -menurut saya- sukses sekali membuat dirinya dibaca oleh seluruh penggemar nya. Aahh, this is a point that makes me fall again and again of you Ilana Tan ♥♥♥

well, back to the novel. First I wanna tell you what is "sunshine becomes you"? sunshine becomes you is a piano melody that written by Alex Hirano special for Mia Clark. Nah lo, siapa tuh Alex Hirano? siapa pula si Mia Clark? actually they are the main characters in this novel. Alex Hirano itu seorang pianis terkenal di London dan Mia Clark sendiri seorang penari kontemporer yang kemampuan nya tidak diragukan lagi. Once, Ray Hirano yang suka berat sama Mia Clark mengajak kakaknya Alex Hirano emnemui Mia Clark di studio tari tempat Mia mengajar, accidently ketika mereka berdua sampai disana Alex Hirano dan Mia Clark "ditakdirkan" untuk berkenalan dengan cara yang tidak biasa. Tiba-tiba Mia terjatuh dari tangga dan menubruk badan Alex and unfortunately tangan kiri Alex Hirano patah. Can you imagine if you broke -even accidently- famous pianist's hand?  of course you will get a lot -really a lot- of problems. Dan hal itulah yang terjadi pada Mia, dia mendapatkan banyak "masalah". Alex Hirano terpaksa membatalkan seluruh konser nya -underline that words- SELURUH KONSERNYA. It means a lot of concert not only one. Dan tentu saja dengan membatalkan seluruh konsernya Alex megalami kerugian yang besar, tetapi dia tidak pernah meminta Mia mengganti rugi, karena yaa Ray Hirano -adiknya itu- menyukai Mia Clark. Tapi tentu saja Mia Clark tidak hanya diam, dia ingin membantu, setidaknya walaupun dia tidak bisa mengganti rugi, dia ingin membantu, dia menyesal dan tidak ingin -tentu saja- menyesal seumur hidupnya. Dan Mia pun membantu Alex, membantu sebisanya tentunya yaitu dengan menjadi tangan kiri Alex Hirano.
Awalnya Alex Hirano sangat membenci Mia Clark. Tentu saja, pianis mana yang akan menyukai seseorang yang telah membuat tangan nya patah dan menghancurkan semuanya? Alex bahkan menjuluki Mia sebagai Malaikat Kegelapannya, tentu sja kalian berharap apa lagi? seseorang yang telah mematahkan tangan pianis terkenal mendapatkan julukan, bidadari? oh tentu tidak..
tetapi lama kelamaan Alex mulai terbiasa dengan kehadiran malaikat kegelapannya itu, mereka mulai terbiasa dengan kehadiran masing-masing dan JATUH CINTA. But, never thinks that it gonna end like in a fairy tale, they will live happy ever after. Because it's absolutely wrong!
kisah mereka bukan kisah yang happy ending melainkan sad ending. This book the is the second book (that authored by Ilana Tan) makes me cry the first one is Autumn in Paris. Karena pada akhirnya Mia Clark, the main character in this novel is died :". How can? apa kau berharap seorang penari kontemporer yang sempurna seperti Mia Clark hanya mengajar di studio tari kecil yang tidak terkenal? dengan kesalahan di setiap gerakan hanya nol koma sekian persen jawabannya tentu saja tidak, penari seperti Mia seharusnya telah mengikuti beberapa pertunjukan hebat. Tetapi, jantung Mia tidak bisa walaupun Mia ingin dan banayk orang juga ingin melihatnya, tetap saja jantung nya menolak. Mia mengalami kelainan jantung sehingga membuatnya tidak bisa terlalu capek. Jadilah Mia hanya bisa mengambil beberapa kelas untuk mengajar tari, tentu saja mengajar tari dengan mengikuti suatu kelompok tari dan berlatih bersama mereka dan tampil dia atas panggung yang megah berbeda -sangat berbeda- tetapi Mia tidak apa-apa karena yang terpenting baginya ialah dia masih dapat menari, karena menari adalah jiwanya. Mia hanya ingin menari itu saja.
and because of her illness too, Mia menyimpan perasaannya, dia tidak ingin jatuh cinta, karena akan sangat menyakitkan jika kau jatuh cinta dan di saat yang bersamaan kau khawatir akan penyakitmu dan khawatir karena penyakitmu itu akan mnyakiti pasangan yang kau cinta'i. Hal ini lah yang dirasakan Mia Clark. Dia sangat mencinta'i Alex Hirano, tetapi dia menyembunyikan perasaan nya. Walaupun pada akhir cerita -sangat akhir- Mia Clark akhirnya mengungkapkan bahwa dia juga mencinta'i Alex Hirano walaupun dia hanya mengungkapkannya lewat video.

ok, mungkin itu aja inti dari keseluruhan ceritanya. Dan novel ini recommended sekali untuk kalian yang suka kisah-kisah romantis. Cause there are a lot of romantics part in this book. So, read this novel soon!!

Oh iya, there is a sentence that I love much in this novel. Here it is :

"AKU MENCINTAIMU, WALAUPUN TIDAK ADA HAL LAIN DI DUNIA INI YANG BISA KAU PERCAYAI, PERCAYALAH BAHWA AKU MENCINTAIMU. SEPENUH HATIKU" ♥
-Mia Clark (Sunshine Becomes You)-

and in the first page, you will find a poem (maybe). I'll copy it for you:

never seek to tell they love,
love that never told can be,
for the gentle wind doth move
silently, invisibly.

i told my love, I told my love,
I told her all my heart,
trembling, cold, in ghastly fears,
ah! she did depart!

soon after she was gone from me,
a traveler came by,
silently, invisibly.
he took her with a sigh

Love's secret, William Blake (1757-1827)

27 Jul 2012

KETIKA PILIHAN ITU DATAANG...

dear my readers haha. Kemarin saya sudah memberitahu kalian semua tentang pilihan saya bukan?.Setelah tamat SMA dan mendapatkan ijazah, saya memutuskan untuk medaftarkan diri ke PTK yaitu STIS dan di post sebelumnya juga telah saya beritahu bahwa saya dinyatakan lulus alhamdulillah :)
selanjutnya, apa kabar dengan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Padjajaran? Here it is :


rasanya saya sangat bahagia sekali ketika melihat gambar itu, alhamdulillah apa yang saya usahakan tidak sia-sia saya resmi diterima di UNPAD jurusan Hubungan Internasional (HI). Tapi, pilihan itu pun datang. Saya dihadapkan dengan impian saya, cita-cita saya sejak duduk di bangku SMP dan yang telah saya perjuangkan mati-matian yaitu HI dengan STIS yaitu impian saya ketika kelas XII SMA. Kalau kata ABG jaman sekarang mah saya bener-bener GALAU waktu itu. Galau harus memilih yang mana, galau menentukan mana yang terbaik untuk saya. Untung saya mempunyai ALLAH, keluarga, sahabat, dan guru yang selalu meberi saya nasehat. Tidak mudah untuk menentukan pilihan, sangat tidak mudah. Bahkan ketika pengumuman SNMPTN saya sempat berdoa agar saya lulus di pilihan kedua saja atau bahkan tidak usah lulus sama sekali, karena saya tidak sanggup untuk memilih. Tetapi ALLAH maha baik, DIA memberikan saya kesempatan untuk memilih, yang belum tentu orang lain diberikan kesempatan yang sama :') ALLAHUAKBAR!.
Ketika waktu semakin mepet, di satu sisi saya harus segera pemberkasan apabila ingin memilih STIS dan di satu sisi saya harus segera mendaftar ulang apabila saya memilih HI. Saya terus shalat istikharah dan berdiskusi dengan keluarga, sahabat, bahkan sempat dengan guru saya. Akhirnya saya memantapkan hati untuk memilih STIS sebagai lanjutan ssaya menuntut ilmu.
Berat rasanya meninggalkan HI, bahkan sampai sekarang saya sedih jika diingat lagi, bagaimana impian saya dulu, bagaimana beratnya perjuangan saya untuk menuju kesana tetapi ketika saya mendapatkannya saya malah meninggalkannya. Namun, hidup adalah pilihan bukan? semoga apa yang telah saya pilih ini memang merupakan yang terbaik untuk saya. WELCOME THE NEW PHASE OF MY LIFE :)